Pada era ini penggunaan plastik sudah merupakan kebiasaan masyarakat. Penggunaan plastik memang praktis, tetapi tahukah kalian bahwa banyak hewan laut yang mati karena menelan sampah plastik. Ada 12,7 juta ton sampah p;astik berakhir di lautan, mengendap di dasar laut, dan meracuni atau termakan oleh hewan laut. Hal ini dapat dilihat, seperti ikan paus atau pun kura-kura yang ditemukan mati dan banyak plastik di dalam perutnya.
Diperkirakan rata-rata ada sektar 500 juta sampai dengan 1 milyar kantong plastik dalam 1 tahun, dan 1 juta kantong plastik per-menit. Bisa dibayangkan semua itu, akan menjadi tumpukan sampah plastik yang sangat banyak dan tinggi. Sedangkan agar terurai dengan sempurna, akan diperlukan waktu selama 100-500 tahun, lama sekali, bukan, waktu penguraiannya?
Ada beberapa pihak yang membakar sampah plastik untuk tindakan penanggulangannya. Tetapi ternyata hasil pembakaran plastik akan menjadi dioksin di udara. Hal ini dapat menyebabkan berbagai penyakit terhadap manusia, seperti gangguan pembengkakan hati, gangguang sistem syaraf, atau gejala depresi.
Diperkirakan rata-rata ada sektar 500 juta sampai dengan 1 milyar kantong plastik dalam 1 tahun, dan 1 juta kantong plastik per-menit. Bisa dibayangkan semua itu, akan menjadi tumpukan sampah plastik yang sangat banyak dan tinggi. Sedangkan agar terurai dengan sempurna, akan diperlukan waktu selama 100-500 tahun, lama sekali, bukan, waktu penguraiannya?
Ada beberapa pihak yang membakar sampah plastik untuk tindakan penanggulangannya. Tetapi ternyata hasil pembakaran plastik akan menjadi dioksin di udara. Hal ini dapat menyebabkan berbagai penyakit terhadap manusia, seperti gangguan pembengkakan hati, gangguang sistem syaraf, atau gejala depresi.
9 Tips Mengurangi Penggunaan Plastik
![]() |
9 Tips mengurangi penggunaan plastik |
1. Bawa tas belanja sendiri
![]() |
Tas belanja Sumber: Artur Konik, Pixabay.com |
Untuk mengurangi penggunaan plastik, sebaiknya kita membawa tas belanja sendiri, karena tas belanja bisa dipakai berkali-kali. Agar lebih bersemangat, kita bisa menggunakan tas belanja yang memiliki berbagai variasi bentuk.
2. Bawa botol air isi ulang
Dari pada membuang uang untuk membeli air mineral dalam botol plastik, lebih baik membawa boto air isi ulang sendiri dari rumah.
Penggunaan botol air isi ulang, bisa mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Botol air isi ulang dapat digunakan berkali-kali dengan hanya mengisi air kembali, jika haus dan ingin minum.
3. Bawa wadah kopi atau teh sendiri
Dengan membawa wadah kopi atau teh sendiri, maka dapat mencegah kita dari menambah sampah dari penggunaan gelas plastik sekali pakai. Hal ini
Jika kopi atau teh sudah habis diminum, maka kita dapat mencuci wadah tersebut untuk digunakan kembali jika diperlukan.
4. Gunakan kotak makanan yang bisa dipakai ulang
![]() |
Kotak makanan Sumber: Hazela, Pixabay.com |
Daripada membeli makanan dengan wadah plastik sekali pakai yang akan menyumbang timbunan sampah, akan lebih baik menggunakan kotak makanan yang dapat dipakai berkali-kali.
5. Hindari penggunaan peralatan makan sekali pakai
Sebaik-baiknya ketika makan, kita menggunakan peralatan makan yang bisa dipakai berulang kali. Kita dapat membeli 1 set peralatan makan yang akan memudahkan pada saat akan membawanya.
6. Hindari penggunaan tas plastik
Dari pada menggunakan tas plastik yang akan jadi penyumbang sampah yang sulit diurai lingkungan, maka lebih baik menggunakan tas yang terbuat dari bahan
7. Gunakanlah peralatan makan dari rumah yang bisa dipakai ulang
Peralatan makan dari rumah yang bisa dipakai ulang akan lebih terjaga kebersihan dan kesehatannya, selain itu juga ramah lingkungan.
8. Gunakanlah wadah gelas
Sebaiknya menggunakan wadah gelas yang terbuat dari beling atau kaca. Wadah ini juga dapat digunakan untuk sebagai tempat penyimpanan barang yang lain.
9. Bagikanlah tips ini ke sanak saudara, maupun teman
Terakhir dan terpenting adalah bagikanlah tips ini ke sanak saudara, serta teman-teman, agar makin banyak yang sadar akan arti pentingnya menggunakan produk yang ramah lingkungan. Hal ini dilakukan agar kita dapat mendukung pengurangan penggunaan sampah plastik untuk menyelamatkan bumi kita dari kerusakan lebih lanjut.
26 Comments
Bawa tas belanja sendiri nih aku masih suka lupa. Kalau botol minum atau tempat makan sih iya kadang udah suka bawa sendiri.
ReplyDeleteAku belum semua lakukan yang mbak eva tulis. Tapi semua on progress. Thanks ya mbak artikelnya kembali mengingatkan kita untuk mengurangi sampah plastik
ReplyDeleteAlhamdulillaj untuk bebrapa poin sudah mulai saya lakukan Mbak. Bahkan di sekolah anak saya, kalau ada pertemuan komite, kita juga bawa bekal minum sendiri dari rumah dan snacknya di taruh piring kecil yang bisa dipakai lagi.
ReplyDeleteSetuju nomor 9 penting nih, selain melakukan kita mesti membagikan infonya. Mensosialisasikan tips mengurangi penggunaan plastik.
ReplyDeleteKeren mbak Eva!
Aku dan anak-anak terbiasa membawa botol berisi air minum kalau bepergian. Satu orang satu botol. Tapi setidaknya kita butuh asupan lebih dari satu botol sampai kembali ke rumah nanti. Kebiasaan seperti ini nih yang bikin aku bingung. Kalau persediaan habis, lalu masih haus, pasti beli lagi dan itu kan dalam kemasan, ya.
ReplyDeleteMengingat di negara kita tuh masih minim banget fasilitas air minum di tempat umum.
Soal penggunaan tas selain plastik, di Bogor kami sudah nggak pakai kantong kresek lagi. Tapi ya memang belum maksimal, ya. Mesti lebih banyak sosialisasi dan itu sesuai No.9 banget ya, Mbak.
Nah peerku yang belum adalah bawa tempat kopi sendiri. Jadi harusnya dibedain yah, antara tumbler air putih dan kopi. Berarti next kemana-mana bawa 2 tumbler.
ReplyDeleteSiaaap mbak no 9 akan aku bagikan pada yang lain. Terimakasih tipsnya
He he pastinya info ini harus dibagikan yaa terimakasih mbak
ReplyDeleteBawa tas belanja sendiri itu yg aku sering lupa. Kadang belanjanya ngga direncanain, pas kelewatan mampir belanja deh.
ReplyDeleteBaru semalam aku baca artikel tentang sejarah terciptanya tas plastik pertama, eh pagi ini ketemu artikel yg ngingetin lagi. Ternyata org yg pertama menciptakan tas plastik itu justru karena khawatir terhadap semakin meningkatnya penggunaan tas kertas, yg juga berarti semakin banyak penebangan pohon. Tapi lihatlah hari ini, polusi terbesar justru datang dari plastik.
ReplyDeleteHampir semua sudah kulakukan, tapi tetap saja aku belum steril dari plastik. Habis gimana, akunya belanja bawa plastik bekas, pak suamiku pulang bawa camilan atau apa gitu pakek plastik baru. Ya, sudahlah,
ReplyDeletePas banget ini. Saya sedang berusaha diet plastik, nih. Berusaha melakukan hal-hal yang disebut Mbak Eva di atas. Kadang ada khilafnya sih. Tapi berusaha perbaiki niat lagi
ReplyDeleteKalau botol minum sih yuni udah mulai bawa sendiri. Terus kalau pas lagi beli es teh atau minuman dingin begitu sih udah nggak perlu pake sedotan plastik lagi. Hehehee
ReplyDeleteSampe sekarang aku masih mengusahakan bawa kantong belanja sendiri, bawa tumblr, bawa sedotan , dan coba kirimin bekas skincare packagingnya ke go4waste buat di daur ulang kak
ReplyDeleteButuh komitmen yang tinggi untuk mengurangi pengunaan plastik ini ya mbak. Sedikit-sedikit sudah mulai ikut gerakan ini juga walaupun kadang masih bolong.
ReplyDeleteSampah plastik memang selalu menjadi permasalahan yang tak kunjung selesai.
ReplyDeleteKarena sebagian orang masih menganggap enteng hal tersebut, nyata nya plastik merupakan sampah atau limbah yang susah terurai dengan baik di tanah, beda halnya dengan dedaunan.
Untuk itu marilah kita mulai dari diri sendiri untuk bijak mengurangi penggunaan plastik
Wah benar juga ya, tips no 9 bener banget. Lakukan semua hal untuk mengurangi penggunaan plastik lalu sebarkan ajakan ini agar semua ikut peduli dan melakukan hal yang sama. Keren idenya Mbak Eva!
ReplyDeleteAku juga sekarang terbiasa bawa kantong belanjaan sendiri mbak kalau belanja. Lumayan mengurangi sampah plastik
ReplyDeleteAku baru menerapkan poin 1 dan 2, tapi untuk poin 2 kadang air minum yang dibawa masih suka kurang. Jadi tetap beli air minum kemasan karena bingung isi ulangnya di mana :(
ReplyDeleteAku mulai belajar juga nih buat ngurangin sampah plastik dimulai dari rumah
ReplyDeletePerlu kerjasama dari banyak pihak nih mba biar bisa mengurangi sampah plastik. Harus banget mnurutku rajin bawa kotak makan sendiri :)
ReplyDeleteWaktu pertama kali saya bawa tas belanja sendiri di pasar, beberapa penjual masih ada yang heran. Bahkan masih suka ada yang maksa tetap pakai plastik. Tapi, lama-lama udah pada hapal. Kalau saya yang belanja, gak pakai plastik :D
ReplyDeleteAlhamdulillah daku lagi berupaya mengurangi sampah plastik dengan bawa air minum sendiri, biasanya suka beli 😁
ReplyDeleteSekarang lagi belajar nih mba mengurangi sampah plastik biar lingkungan kita bsa lebih sehat y mba
ReplyDeleteAku ditas manapun selalu sedia tas2 dari goodie bag yg aku lipat2 kecil biar kalo beli apa2 ga pake plastik. Trus bawa reusable straw sama kalau makan diluar diusahakan gak take away biar less plastic, sama bawa botol minum sendiri biar lebih higienis juga buat si kecil ❤❤
ReplyDeleteKayaknya tips ke 9 tuh yang wajib yaa. Percuma aja kita tau dan baca, tqpi kalau disekelilung kita ga paham beginian.
ReplyDeleteuntuk mengurangi penggunaan plastik bisa dengan mengganti kemasan plastik menjadi kemasan makanan food grade berbahan dasar kertas
ReplyDelete